TUGAS RANGKUMAN LINGKUNGAN INTERNAL PERUSAHAAN

 

LINGKUNGAN INTERNAL PERUSAHAAN

Nama : Norma Suviyahtin Wahyu Saputri

Nim.   : 202010200128

Dosen Pengampuh : Tofan Tri Nugroho, SE., M.M


 DEFINISI

(Lawrence dan William, 1998) mendefinisikan lingkungan internal perusahaan sebagai suatu proses dengan mana perencana strategi mengkaji pemasaran , dan distribusi perusahaan , penelitian dan pengembangan , produksi dan operasi , sumber daya dan karyawan perusahaan , faktor keuangan dan akuntansi untuk menentukan dimana perusahaan mempunyai kekuatan dan kelemahan yang penting sehingga perusahaan dapat memanfaatkan peluang dengan cara yang paling efektif dan dapat menangani ancaman di dalam lingkungan

ROBERT GRANT Mengelompokkan lingkungan internal perusahaan dalam 3 kategori : 

1. Sumber daya fisik ,mencakup pabrik dan peralatan , lokasi , teknologi , bahan mentah , dan mesin.

2. Sumber daya manusia ,mencakup karyawan , pelatihan pengalaman , inteligensi , pengetahuan , keahlian , dan kemampuan.

3. Sumber daya organisasi ,meliputi struktur perusahaan , proses perencanaan , system informasi , paten , merk dagang , hak cipta , pusat data dan sebagainya.


MANAJEMEN

Fungsi manajemen ( functions of management ) terdiri atas lima aktifitas dasar yakni :

a. planning

b. organizing

c. motivating

d. staffing

e. controlling

Aktivitas – aktivitas ini penting untuk kegiatan pengukuran dalam perencanaan strategik karena organisasi sebaiknya terus mengambil keuntungan kekuatan manajemen dan memperbaiki area manajemen yang lemah,manajemen perlu di perhatikan dalam lingkungan internal.


PEMASARAN

Pemasaran dapat dideskripsikan dengan mendefinisikan , mengantisipasi , membuat , dan memenuhi kebutuhan pelanggan untuk produk dan jasa. Terdapat tujuh fungsi pemasaran ( functions of marketing) :

a. customeranalysis

b. selling

c. product and serviceplanning

d. pricing

e. distribution

f. marketingresearch

g. cost / benefitanalysis

Memahami fungsi – fungsi ini membantu para penyusun strategi mengedentivikasi dan mengevaluasi kekuatan serta kelemahan perusahaan.

KEUANGAN DAN AKUNTANSI

Kondisi keuangan sering kali di pertimbangkan sebagai pengukuran tunggal terbaik dari posisi bersaing perusahaan dan daya Tarik keseluruhan kepada investor. Menentukan kekuatan dan kelemahan organisasi penting agar secara efektif memformulasikan strategi. Faktor – faktor keuangan sering kali mengubah strategi yang sudah ada dan mengubah rencana implementasi.

Berdasarkan pada james van horne , fungsi akuntansi / keuangan terdiri atas tiga keputusan :

a. keputusan investasi

b. keputusan pendanaan

c. keputusan deviden

Analisis rasio keuangan adalah metode yang digunakan secara luas untuk menentukan kekuatan dan kelemahan organisasi dalam area investasi , pendanaan dan dividen.

PRODUKSI DAN OPERASI

Fungsi produksi / operasi dari bisnis terdiri atas semua aktivitas yang mengubah input menjadi barang dan jasa. Manajemen produksi dan operasi terkait dengan input , perubahan , dan keluaran yang bervariasi antar industry dan pasar . Operasi manufaktur mengubah input , seperti bahan baku , tenaga kerja , modal , mesin , dan fasilitas menjadi barang dan jasa.

PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN

Area kelima terbesar dari operasi internal yang sebaiknya di uji untuk kekuatan dan kelemahan tertentu adalah penelitian dan pengembangan atau di sebut ( R&D).

Organisasi berinvestasi di R&D karena mereka percaya bahwa beberapa investasi akan menghasilkan produk dan jasa yang superior dan akan memberikan keunggulan bersaing . Pengeluaran R&D di arahkan untuk mengembangkan produk baru sebelum pesaing melakukannya , meningkatkan kualitas produk , meningkatkan proses produksi untuk mengurangi biaya.

SISTEM INFORMASI MANAJEMEN

Sistem informasi manajemen (SIM) menerima bahan mentah , baik dari evaluasi eksternal dan internal dari organisasi . Sistem tersebut mengumpulkan data mengenai pemasaran , keuangan , produksi , dan permasalahan personal secara internal , dan sosial , budaya , demografis , lingkungan , ekonomi , politik , pemerintah , hukum , teknologi , dan faktor bersaing secara eksternal. Data terintegrasi dalam cara-cara yang di butuhkan untuk mendukung pembuatan keputusan manajerial.

ANALISIS RANTAI NILAI

Analisis rantai nilai (VCA) mengacu pada proses dimana perusahaan menentukan biaya yang terkait dengan aktivitas organisasi , dari pembelian bahan baku , kepembuatan produk , hingga pemsaran produk ini. Analisis rantai nilai bertujuan untuk mengedentifikasi dimana keuntungan atau kerugian berbiaya rendah terjadi dimana pun di sepanjang rantai nilai , dari bahan baku ke aktivan pelayanan pelanggan. Analisis rantai nilai memungkinkan perusahaan untuk lebih baik dalam mengedentifikasi kelemahan dan kekuatannya.

MATRIKS EVALUASI FAKTOR INTERNAL

Langkah ringkas dalam melakukan audit manajemen strategik internal adalah dengan mengontruksi matriks evaluasi faktor internal (IFE) . Perangkat formulasi strategi ini meringkas serta mengevaluasi kekuatan dan kelemahan utama fungsi-fungsi perusahaan. Hal tersebut juga memberikan dasar untuk mengendentivikasi dan mengevaluasi  hubungan di antara fungsi-fungsi ini.Penilaian intuitif dibutuhkan dalam mengembangkan matriks IFE.

Komentar

Postingan Populer