TUGAS RANGKUMAN VISI & MISI PERUSAHAAN

 

VISI & MISI PERUSAHAAN

Nama : Norma Suviyahtin Wahyu Saputri

Nim.   : 202010200128

Dosen Pengampuh : Tofan Tri Nugroho, SE., M.M

VISI

Menurut Wibisono (2007),visi merupakan rangkaian kalimat yang menyatakan cita-cita atau impian sebuah organisasi atau perusahaan yang ingin dicapai di masa depan.visi juga merupakan hal yang yang sangat krusial bagi perusahaan untuk menjamin kelestarian dan kesuksesan jangka panjang.

Visi yang efektif antara lain harus memiliki karakteristik seperti: 

1). Dapat dibayangkan

2). Menarik

3). Realistis dan dapat dicapai 

4). Jelas

5). Aspiratif dan responsif terhadap perubahan lingkungan 

6). Mudah Dipahami

VISI bagi organisasi atau perusahaan dapat digunakan sebagai; 

1). Penyatuan tujuan,arah dan sasaran perusahaan

2). Dasar untuk pemanfaatan dan alokasi sumber daya serta pengendaliannya 

3). Pembentuk dan pembangun budaya perusahaan

MISI

Misi didefinisikan sebagai tujuan mendasar yang membedakan suatu perusahaan dari perusahaan lain yang sejenis dan yang menjelaskan cakupan oprasinya dalam bentuk produk dan pasar (Pearce andRobinson.1996)

Jadi perumusan misi merupakan realisasi yang akan menjadikan suatu organisasi mampu menghasilkan suatu produk dan jasa berkualitas yang memenuhi kebutuhan , keinginan dan harapan pelanggannya.

Langkah penyusunan misi yang umum dilakukan oleh organisasi atau perusahaan adalah dengan mengikuti tahap-tahap berikut;

1. Melakukan proses brainstorming dengan mensejajarkan beberapa kata yang menggambarkan organisasi

2. Penyusunan prioritas dan mengfokuskan pada kata-kata yang paling penting.

3. Mengkombinasikan kata-kata yang telah dipilih menjadi kalimat atau paragraph yang menggambarkan misi perusahaan.

Untuk menjamin bahwa misi yang telah dirancangkan merupakan sebuah misi yang bagus,Misi tersebut harus:

1). Cukup luas untuk dapat diterapkan selama beberapa tahun sejak saat ditetapkan. 

2). Cukup spesifik untuk mengkomunikasikan arah.

3). Fokus pada kompetensi atau kemampuan yang dimiliki perusahaan. 

4). Bebas dari jaringan dan kata-kata yang tidak bermakna.

Contoh Visi & misi

Visi & Misi Sido Muncul

VISI:

Menjadi Industri jamu yang memberikan manfaat pada masyarakat dan Lingkungan.

MISI:

Meningkatkan mutu pelayanan di bidang herbal tradisional.

Mengembangkan research/penelitian yang berhubungan dengan pengembangan pengobatan dengan bahan-bahan alami.

Meningatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya membina Kesehatan melalui pola hidup sehat, pemakaian bahan-bahan alami dan pengobatan secaratradisional.

STRATEGI

Menurut Lynch seperti yang dikutip oleh Wibisono (2006), strategi perusahaanmerupakan pola atau rencana yang mengintergasikan tujuan utama atau kebijakan perusahaan dengan rangkaian Tindakan dalam sebuah pernyataan yang saling mengikat.

Terdapat aliran besar yang dapat dijadikan landasan dalam menentukan strategi perusahaanya itu:

Strategi-strategi utama (grand strategies) merupakan seperangkat alternatif strategi perusahaan yang secara umum dijadikan patokan dalam menentukan strategi yang akan diambil oleh suatuperusahaan.

Strategi-strategi generik (generic strategies) misalnya Porter’s generic strategies.

Sasaran Dan Komponen Misi

Misi perusahaan ditetapkan ketika perusahaan sedang mengembangkan unit bisnis yang baru dan atau mencoba memformulasikan kembali arah dari bisnis yang sudah dijalankan Dengan demikian, keberadaan dari misi perusahaan bertujuan untuk lebih mengarahkan segala kegiatan-kegiatan perusahaan dalam mengelola sumber daya-sumber daya yang ada secaraa efektif guna mencapai keunggulan bersaing dalam industry yang sama.

Terdapat beberapa sasaran dari ditetapkannya misi oleh sebuah perusahaan,yaitu: 

1). Misi dapat memusatkan usaha organisasi ke arah tujuan yang diinginkan.

2). Tersedianya dasar bagi pengalokasian sumber daya dan dana sertamotivasi.

3). Mempermudah penerjemahan sasaran dan tujuan ke dalam suatu struktur kerja yang mencakup penetapan tugas kepada elemen-elemen yang bertanggung jawab dalam organisasi 

4). Menetapkan standar kinerja bagi organisasi.

5). Menciptakan iklim kerja yang kondusif dalam organisasi.

Dari beberapa sasaran-sasaran penepatan misi organisasi manajer harus dapat memprioritaskan mana sasaran utama dan mana sasaran penunjang,manajer dapat mengamatinya dari komponen utama yang ada dalam penetapan misi. Sebuah misi perusahaan paling tidak memuat komponen-komponen utama, yaitu:

A. Produk ataujasa.

B. PasarUtama.

C. Teknologi.

Tiga komponen itu tidak dapat dipasahkan dalam perumusan misi, karena komponen-komponen itu selalu dijumpai dalam perumusan misi perusahaan.

1. Produk atau Jasa

Informasi ini mengidentifikasi produk yang dihasilkan perusahaan,yang ditawarkan kepada para konsumen. Sebagai contoh misi dari Kentuky Fried Chiken adalah “menjadi jaringan rumah makan terkemuka didunia dengan cara memuaskan permintaan pelanggan akan kualitas, pelayanan cepat pada setiap acara dengan menu ayam yang dominan”.

2  PasarUtama

Informasi ini menjelaskan siapa saja dan dari golongan mana saja serta dimana saja yang menjadi konsumen sasaran perusahaan.

Jhonson & jhonson sebagai contoh, merumuskan misi perusahaannya berikut:”Kami percaya bahwa tanggung jawab kami yang pokok adalah kepada dokter,perawat,dan pasien ,ibu rumah tangga dan semua pihak yang lain yang menggunakan produkkami”

 Teknologi

Informasi yang disampaikan terkait dengan teknologi adalah penggunaan peralatan,mesin, material,Teknik dan proses yang ada didalam organisasi.Sehingga pertanyaan yang lain mendasar dalam komponen teknologi ini adalah teknologi dasar apa yang digunakan perusahaan dalam memproses produknya atau melayani pelanggannya.

Sebagai contoh Misi dari Polaroid “Menyempurnakan dan memsarkan fotografis seketika untuk memuaskan kebutuhan konsumen Amerika dan Eropa untuk keperluan kasih sayang , persahabatan, dan memori indah”.

TujuanPerusahaan

Sebagian besar pernyataan misi akan mengacu atau mengarah pada pencapaian tujuan organisasi. Tidak sedikit perusahaan yang menyatakan secara tegas agar perusahaan tetap bertahan hidup,Tumbuh dan mencapai profitabilitas. Manajemen harus menjamin bahwa target dan tujuan spesifik harus sesuai atau sejalan dengan tujuan umum perusahaan baik secara eksplisit maupun implisit.

Sebagai contoh ,perusahaan Ford Motor Company bertujuan untuk menjadi perusahaan yang mampu menghasilkan barang dengan biaya termurah dengan kwalitas barang yang unggul dan dengan pelayanan yang memuaskan.

E. PROSES PERUMUSAN MISI

Perumusan misi membutuhkan waktu yang lama dan berbagai pertimbangan – pertimbangan secara matang.Perubahan lingkungan yang cepat memungkinkan adanya peluang untuk merubah misi yang telah dirumuskan.Secara sederhana perumusan misi mengikuti 5 langkah

Tahap pertama, perumusan misi di mulai dari perencanaan usaha oleh pemilik perusahaan.Pada tahap ini gambaran kasar dan sederhana tentang misi perusahaan sudah mulai terumuskan.Paling tidak pemilik sudah telah memiliki gambaran sederhana tentang produk yang akandihasilkan.

Tahap kedua, mengkomunikasikan lebih jauh dengan kepentingan lain dari berbagai pihak yang berkepentingan terhadap perusahaan,baik pihak dalam maupun luar perusahaan.

Tahap ketiga, perusahaan berusaha mmenyusun skala prioritas dengan mengingat posisi relatif pemilik. Tahap ini bisa dilakukan dialog yang insentif walaupun memerlukan waktu yang lama 

Tahap yang keempat, adalah mengkoordinasikan berbagai kepentingan yang telah diakomodir dalam langkah sebelumnya dengan komponen misi perusahaan yang lain. Hampir dapat dipastikan bahwa berbagai kepentingan tersebut lebih banyak berbenturan dengan tujuan ekonomisperusahaan.

Tahap yang kelima, dari perumusan misi adalah mengkomunikasikan hasil akhir perumusan misi perusahaan pada lingkungan internal dan eksternal perusahaan. Komunikasi diperlukan agar terjadi proses internalisasi misi yang hampir tidak mungkin terjadi secara otomatis sesaat setelah perumusan akhir dilakukan.

F. ALASAN PERUBAHAN MISI

Misi yang di tetapkan oleh perusahaan dapat saja berubah dengan berbagai alasan.

Salah satu alasan umum berubahnya misi adalah adanya perubahan lingkungan baik lingkungan internal maupun eksternal hal itu menuntut manajer untuk selalu melakukan penyesuaian, maka dapatlah di kemukakan disini alasan mengapa isi itu bisaberubah

1. Adanya dorongan dari pihak manajer

Mengingat para manajer mengetahui secara jelas perkembangan dari perusahaanya, maka dorongan dari pihak manajer untuk merubah misi merupakan factor utama dan memiliki peranan.

2. Kondisi krisis yang dihadapiperusahaan

Keterpurukan ekonomi menyebabkan berubahnya daya beli yang berakibat berubahnya konsumsi atau pengeluaran konsumen.Perubahan kelompok pasar ini mengharuskan manajer untuk merubah misi perusahaanya.

3. Permintaan dari pihak yang membentuk perusahaan

Perubahan misi ini biasanya terjadi kalua anggota atau pimpinan kelompok dalam perusahaan itu berubah, atau kalua kekuatan kelompok internal berubah. Sebagai contoh,pimpinan buruh atau saingan baru,dapat merubah cara perusahaan menetapkan prioritas misinya.

4. Perubahan daur hidup perusahaan

Perusahaan yang sudah mapan cenderung menetapkan misi dengan latar belakang idealismenya, namun bagi perusahaan yang tidak diminati lagi biasanya menerapkan misi untuk mempertahankan diri saja,sekali sasaran telah tercapai, perusahaan cenderung merumuskan misi perusahaan sesuai dengan kekuatan yang dimilikinya.

 

Komentar

Postingan Populer